Welcome di Mentari Sago, kumpulan artikel pendidikan dan sastra baik berupa cerpen, puisi dan lain-lain

Menulislah, dengan itu engkau akan meninggalkan jejak jejak sejarah

Tulisan ketika dibaca dan membawa perubahan padanya, akan bermakna besar akhirnya.

Thursday, 31 December 2020

Tanaman Kakao Menjadi Primadona di Lereng Gunung Sago dan Manfaatnya

 Budi daya kakao sekarang sangat meningkat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Lima Puluh Kota, terutama daerah hamparan lereng Gunung Sago. Banyak penduduk yang menanam kakao di kebun mereka. Mengenal Tanaman Kakao Kakao adalah bentuk cokelat paling murni. Dari semua coklat yang biasanya konsumsi banyak orang. Kakao merupakan biji dari tanaman Theoboroma cacao. ...

Sunday, 27 December 2020

3 Bagian Asesmen Nasional 2021

 Asesmen Nasional 2021 merupakan pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah madrasah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Asesmen akan dilaksanakan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah. Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan...

Sebuah Film Inspiratif “Taare Zameen Par” di Pandang dari Sisi Psikologi Pendidikan

 Film inspiratif  dengan judul “Taare Zameen Par” yang disutradarai oleh Amir Khan merupakan film yang sangat inspiratif. Cerita dalam film ini benar-benar sangat menyentuh, dan secara eksplisit menggambarkan tentang realita pendidikan yang terjadi pada anak, baik dalam sektor keluarga (orang tua) maupun sekolah (guru). Setiap anak lahir dengan membawa berbagai...

Sunday, 20 December 2020

Cerpen Mulyati Umar TERAKHIR BERSAMA MAK KARIMAH

 Cerpen Mulyati Umar   Lantunan ayat suci sayup-sayup berkumandang dari corong toa surau tua Syeh Marzuki. Angin dingin mulai berhembus, hawa dingin lereng gunung Sago mulai merasuki tubuh. Apalagi sekarang musim penghujan. Mak Karimah mulai menyiapkan diri untuk segera berangkat ke surau. Mukena kiriman dari cucunya beberapa hari yang lalu ia ambil dari lemari, matanya...

Cerpen Mulyati Umar "WO KI'AH"

 Sebuah cerpen Mulyati UmarHawa dari lereng gunung Sago membawa kesejukkan, angin  sepoi-sepoi. Wo Ki’ah, dengan selendang mengelayut menyilang di kepalanya asyik menganyam lapiak dari daun mensiang. Di  halaman samping rumah, dekat pohon rambutan yang sedang berbuah.  Kulit tangannya yang keriput tak menghalangi Wo Ki’ah dalam bekerja, dengan cekatan membuat anyaman...